Web Log: Oktober 2017

How Actors and Filmmakers Cope With Enacting Rape on Screen (April Wolfe/L.A. Weekly) – Satu pekerjaan tersembunyi dari dunia film yang cukup ‘mengerikan’: Pemandu adegan perkosaan. Terdengar eksploitatif, tapi orang-orang inilah yang justru memberikan rasa aman dan nyaman bagi para aktris; Di masa lalu, adegan pemerkosaan hanya diimprovisasi, bahkan kadang tanpa melibatkan aktrisnya, sehingga mereka sesungguhnya benar-benar dilecehkan secara seksual di depan kamera.

Tips for Aspiring Op-Ed Writers (Bret Stephens/The New York Times) – Penulis dan editor kolom editorial di The New York Times membagikan tips dan triknya untuk menulis artikel opini yang menarik pembaca dan disukai oleh para editor. Tidak semuanya tips yang baru atau mindblowing, tapi saya selalu suka untuk diingatkan kembali mengenai dasar-dasar menulis yang seringkali terlupakan.

The Remarkable Laziness of Woody Allen (Christopher Orr/The Atlantic) – Satu-satunya film Woody Allen yang pernah saya tonton, Magic in the Moonlight, tidak begitu saya suka. Artikel ini tampaknya menjelaskan ketidaksukaan saya itu dengan menjabarkan gaya penyutradaraan Allen yang ‘malas’ – dan kenapa meskipun begitu banyak aktor, aktris, dan investor yang tetap antusias untuk terlibat dalam film-filmnya.

Mind Your Own Business (Barbara Ehrenreich/The Baffler) – Kritik terhadap trend mindfulness, yoga, dan meditasi yang mewabah di kalangan Silicon Valley di San Fransisco yang dianggap superfisial, egois, dan mengutamakan hasil yang cepat dan gampang tanpa mau susah-susah berusaha.

Policing people’s grammar online is never really about grammar (Sarah Todd/Quartz) – Grammar Nazi, atau polisi bahasa yang suka mengkritik kesalahan tata bahasa orang lain, sebenarnya hanya menggunakan bahasa sebagai medium untuk menunjukkan keunggulan kelas sosial dan pendidikan – bahkan mungkin ras – mereka. Mungkin satu-satunya polisi bahasa yang baik dan tulus motif kebahasaannya cuma Ivan Lanin…

Cottage Country Murder (Zander Sherman/The Walrus)Cold case – kasus kriminal lama yang tak terselesaikan dan sudah dipetieskan karena kekurangan bukti – selalu menarik untuk dibaca ceritanya. Termasuk kasus pembunuhan di sebuah kota kecil di Kanada tahun 1998 ini, di mana seorang lansia diduga terbunuh… lalu tiga lansia lainnya hilang dan semuanya terkait dengan satu panti jompo swasta yang sama.

Why rejecting the modern world is a privileged fantasy (Dean Burnett/The Guardian) – Satu lagi nyinyiran yang tajam mengenai para hippie yang berikrar untuk ‘kembali ke alam’ dan merasa idealisme mereka begitu agung dan murni. Padahal mereka seringkali tak sadar akan privelese yang mereka miliki untuk menolak kemapanan modern karena mereka tak termasuk kaum yang hidup dan penghidupannya tergantung dari situ.

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s