Web Log: Oktober 2016

Sumpah Pemuda Keturunan Arab (Wikipedia) – Saya baru tahu ada peristiwa sejarah yang seperti ini. Diprakarsai oleh AR Baswedan, kakek Anies Baswedan, sumpah ini dilontarkan pada Konferensi Pemuda Keturunan Arab di Semarang pada tanggal 4-5 Oktober 1934. Prinsipnya agar mengakui bahwa tanah air mereka adalah Indonesia, dan meninggalkan gaya kehidupan yang tidak berbaur dengan masyarakat.

What Happens When Porn Stars Get Pregnant? (Jessica P. Ogilvie/VICE) – Jadi ibu dan jadi bintang pornografi mungkin bukan dua hal yang gampang dilakukan bersamaan. Artikel ini rasanya terlalu singkat dan kurang mendalam, tapi tetap menarik melihat dua orang ibu hamil yang menempuh dua jalan berbeda sebagai bintang film prono.

Perputaran Uang Cabor-cabor Konyol di PON (Aqwam Fiazmi Hanifan/Tirto.id) – Fakta yang menarik bahwa hampir  50 persen cabang olahraga yang dipertandingkan di PON tidak masuk di Olimpiade. Tapi penulis yang terlalu subyektif dengan melabelinya sebagai ‘konyol’ dan ‘bukan olahraga’ agak keterlaluan juga; Para pendukung olahraga yang disinggung panas mencerca di kolom komentar.

Kebebasan Berekspresi, Potret Kemalasan Berpikir? (Merry Magdalena/Geotimes) – Sebuah opini yang agak melawan arus. Meski saya setuju dengan prinsip-prinsip kebebasan berekspresi, saya juga setuju bahwa ada banyak pihak yang menyalahgunakan prinsip-prinsip tersebut untuk menyerang orang lain dan mengira bahwa ekspresi mereka tersebut juga harus bebas dari konsekuensi.

To Profit from Neither Capital nor Labor: Economic Culture in Indonesia (Sawyer French) – Sebuah pengamatan yang menarik dari seorang asing mengenai pengamen dan tukang parkir di Indonesia. Tak hanya observasi, saya juga suka bagaimana ia kemudian menganalisis dan menghubungkannya dengan konsep ikhlas, gotong royong, redistribusi kekayaan, dan filosofi Idul Adha.

Your brilliant Kickstarter idea could be on sale in China before you’ve even finished funding it (Josh Horwitz/Quartz) – Kini pengusaha Tiongkok bisa memproduksi dan menjual barang KW, sementara inovator aslinya masih sibuk mencari pendanaan. Rupanya banyak pabrikan di Tiongkok mempunyai budaya shanzai, atau berbagi pengetahuan desain produk dan perangkat keras, meski itu punya orang lain.

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s