Web Log: Agustus 2016

Adults Just Don’t Understand: Checking Out Our Everyday Adultism (Kel Kray/Everyday Feminism) – Satu lagi -ism yang, meski sudah pernah dengar sebelumnya, baru saya pelajari agak lebih dalam. Saya setuju bahwa interaksi dan komunikasi dengan remaja perlu diperbaiki agar tidak patronizing. Tapi kok dalam beberapa hal adultism sepertinya kebablasan dalam menganggap remaja sepenuhnya insan yang sudah mampu memutuskan segalanya sendiri tanpa pendampingan orang yang lebih dewasa.

Why divorce doesn’t work for Indonesian women (Dina Afrianty/Indonesia at Melbourne) – Pembahasan termutakhir mengenai fenomena perceraian di Indonesia. Meski sudah ada beberapa pembaruan hukum yang berpihak pada perempuan, satu aspek yang masih sulit ditegakkan secara hukum adalah kewajiban suami untuk menafkahi anaknya (child support) secara rutin.

Wiranto: war criminal or political moderate? (Terry Russel/New Mandala) – Sudut pandang lain mengenai karir Wiranto yang kerap dicap sebagai penjahat HAM. Bukan berniat untuk memutihkan dosa-dosanya, artikel ini bertujuan untuk memberi konteks yang lebih luas mengenai intrik-intrik politik di tubuh kemiliteran yang mempengaruhi sepak terjangnya, terutama di tahun 1998-2000 ketika TNI sedang direformasi sementara sedang banyak ancaman keamanan nasional bermunculan.

The Most Intolerant Wins: The Dictatorship of the Small Minority (Nassim Nicholas Taleb) – Analisis yang mencerahkan mengenai bagaimana aturan minoritas bisa mempunyai efek yang meluas di masyarakat… selama pilihannya asimetris. Contoh sederhananya adalah makanan halal yang populer di tempat-tempat dimana pemeluk Islam sebenarnya minoritas; Asimetris karena pemakan segala bisa makan makanan halal, sementara pemakan halal hanya bisa makan makanan halal. Dengan logika ini Taleb menjelaskan bagaimana norma peradaban bisa berubah bukan karena konsensus mayoritas, tapi karena nilai-nilai kelompok kecil yang paling intoleran lama kelamaan dinormalisasikan.

Memburu Label Best Seller (Aditya Widya Putri/Tirto.id) – Tirto.id ini adalah situs berita baru yang nampaknya cukup berkualitas. Salah satu contohnya adalah artikel ini yang membahas mengenai trik-trik penulis agar bukunya mendapat label best seller dari penerbit atau toko buku. Artikel terkait lainnya adalah Berkebun di Tengkuk Penulis yang membahas mengenai fenomena pembajakan buku yang ‘kreatif’ di Peru.

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s