Web Log 24-30 Agustus 2015

Blog, awalnya berasal dari kata web log – catatan perjalanan kita di dunia maya. Saya sempat beberapa kali membuat web log  individual di blog ini, tapi sulit  untuk konsisten karena keterbatasan waktu dalam menulis web log segera setelah membaca suatu artikel. Lagipula kebanyakan web log individual membuat tampilan blog terlihat terlalu ramai.

Maka saya baru kepikiran untuk membuat album web log mingguan yang merangkum sebagian artikel-artikel menarik yang saya baca selama kurun waktu itu. Terasa tidak terlalu membebani, juga tampilan blog tetap rapih. Semoga yang ini bisa tetap konsisten.

The Cost of Malay Supremacy (New York Times) – Seringkas sejarah dan opini mengenai kebijakan affirmative action bagi etnis Melayu di Malaysia. Mungkin tujuan awalnya baik, tapi seperti biasa mesin politik memanfaatkannya untuk melanggengkan kekuasaan dan memperkaya diri sendiri beserta kroni-kroninya.

How To Make Something People Give A Shit About (The Unlisted) – 5 tips ketika ingin membuat karya yang dipedulikan banyak orang. Satu kutipan yang paling mengena buat saya yang suka coba-coba berbagai macam hal:

It’s easy to mistake excitement for passion, motivation and ability.

Lego a ‘better investment than shares and gold’ (The Telegraph) – Rata-rata set Lego meningkat nilainya 12 persen per tahun. 5 teratas nilainya naik 1000 – 2000 persen dari harga aslinya dalam jangka waktu 8-9 tahun. Amusing, tapi saya sudah berhenti mengumpulkan benda-benda koleksi.

Zaman Orba, Calonkan Diri Jadi Presiden Langsung Ditangkap Polisi (Historia) – Sejarah menarik yang belum saya tahu. Dua mahasiswa yang setengah iseng ingin membuat statement politik: Mendaftarkan diri ke MPR sebagai calon presiden dan wakil presiden. Jelas akhirnya diciduk, diinterogasi, dan dituduh makar.

“PhD Mama” di Australia dan Mitos Wanita Indonesia (Kompas) – Cerita mengenai para perempuan penempuh pendidikan doktoral yang membawa serta keluarganya. Dulu saya sempat berpikir betapa enaknya keluarga mereka, bisa ikut menikmati fasilitias sosial dan pendidikan yang ditawarkan Australia. Tapi ternyata butuh perjuangan yang berat juga. Salut!

…Gila, banyak juga ya, padahal ini baru dimulai hari Jumat.

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s